
Hal tersebut menjadi peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada biro travel yang menawarkan promo umroh murah tidak masuk akal karena para oknum agen travel perjalanan umroh nakal akan memanfaatkan kepercayaan masyarakat demi keuntungan pribadi.
Jadi, hendaknya masyarakat lebih berhati-hati dalam menentukan atau memilih travel umroh sebagai mitra perjalanan ibadah ke Baitullah, karena hingga saat ini masih sering ditemukan penyelenggara umroh yang tidak amanah. Bahkan yang menjadi korban tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga kalangan pejabat.
Daftar Travel Umroh Bermasalah Terbaru Tahun 2026
Beberapa kasus berikut menjadi bukti nyata bahwa risiko penipuan umroh bukan sekadar isu, tetapi sudah terjadi berulang kali:1. Travel Umroh Al-Amanah Semarang
Sebuah kasus penipuan umroh kembali terjadi, kali ini dilakukan oleh Travel Umroh Al-Amanah di Semarang. Biro umroh tersebut telah beroperasi kurang lebih selama satu tahun. Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa biro travel umroh Al-Amanah Semarang tidak memiliki izin resmi dan tergolong sebagai usaha fiktif.Kasus penipuan ini mencuat setelah sekitar 15 calon jamaah umroh melaporkan bahwa mereka tidak kunjung diberangkatkan meski telah menyetorkan sejumlah uang.
Kasus penimpuan yang dilakukan oknum travel Al-Amanh ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umroh, serta memastikan legalitas dan rekam jejak travel sebelum melakukan pembayaran. (kompas)
2. PT Ummi Wisata Travel Lubuk Linggau
Menambah daftar panjang persoalan travel bermasalah di Indonesia. Kali ini, PT Ummi Wisata Travel yang berbasis di Lubuklinggau menjadi sorotan setelah pulahan jemaah gagal diberangkatkan ke Tanah Suci. Hasil penyelidikan pihak berwenang mengungkap bahwa dana jemaah diduga digunakan untuk menutup biaya keberangkatan jemaah sebelumnya. Pola seperti ini sering dikenal sebagai “gali lubang tutup lubang” dalam praktik bisnis yang tidak sehat. (linggaupos)3. Kasus Travel PT Hasan Berkah Wisata
Kasus penipuan terhadap calon jamaah umroh selanjutnya dilakukan oleh biro perjalanan PT Hasan Berkah Wisata. Peristiwa ini terungkap pada November 2025, ketika sebanyak 14 jemaah yang telah siap menuju Tanah Suci, namun setibanya di Bandara Soekarno-Hatta. Alih-alih diberangkatkan, justru terlantar di terminal keberangkatan selama empat hari empat malam.Praktik yang dilakukan PT Hasan Berkah Wisata tergolong nekat, di mana para jamaah diberikan dokumen perjalanan menjelang keberangkatan berupa tiket dan visa yang telah dimanipulasi secara digital alias palsu. (sukabumisatu)
Itulah sebagian kasus penipuan terhadap jamaah umroh yang viral akir-akhir ini. Agar terhindar dari kejadian serupa, berikut beberapa langkah penting yang bisa Anda lakukan sebelum memilih travel umroh: